Fungsi, PL/PGSQL dan Triger
Nama : Agus Luqmanul Kh
(13650128)
Haeee gaess.,., ketemulagi dah., di musim yang sering hujan ini
lebih baik kita berdiam di rumah di kamar di warnet atau di manapun berada
sambil belajar desain database itung itung untuk tambah ilmu dari pada keluar nanti
malah sakit .,.,. J oke kali ini kita akan membahas “FUNGSI,
PL/PGSQL dan TRIGER
LANDASAN TEORI
PostgreSQL memiliki fungsi yang dapat mengubah
suatu nilai dalam suatu kolom atau barismenjadi huruf besar. Fungsi tersebut
bernama upper(nama_kolom), berfungsi memanggilfungsi upper dengan nama_kolom
sebagaii argumen sehingga menghasilkan nilai padakolom dalam huruf besar.
Berikut Struktur SQL untuk menampilkan data dalam huruf besar semua :
SELECT upper ([nama kolom]) FROM [nama tabel]; Berikut
struktur SQL untuk menampilkan data dimana huruf pertama saja yang besar : SELECT
initcap ([nama kolom]) FROM [nama tabel];
· FUNGSI
Fungsi
SQL adalah sebuah kumpulan query, biasanya query yang detail dan
panjang yang dibungkus menjadi satu dan disimpan dalam database dan kemudian
apabila diperlukan hanya tinggal mengaksesnya tanpa mengetikan query detail.
Sedangkan untuk memunculkan fungsi dapat menggunakan query \df.
Ada beberapa konsep yang menarik dari fungsi antara lain:
• Bahasa yang dipakai dapat didefenisikan sendiri de ngan tersedianya parameter
LANGUAGE, tanpa harus mengkompilasi ulang PostgreSQL.
• Kita dapat membuat dua buah fungsi dengan nama yang sama namun
parametermasukkannya yang berbeda, baik tipe data maupun jumlahnya.
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat fungsi antara lain:
• Nama Fungsi
• Nomor dari fungsi argument
• Tipe data dari setiap argument
• Tipe dari hasil fungsi
• Fungsi action
• Bahasa yang digunakan oleh fungsi action.
panjang yang dibungkus menjadi satu dan disimpan dalam database dan kemudian
apabila diperlukan hanya tinggal mengaksesnya tanpa mengetikan query detail.
Sedangkan untuk memunculkan fungsi dapat menggunakan query \df.
Ada beberapa konsep yang menarik dari fungsi antara lain:
• Bahasa yang dipakai dapat didefenisikan sendiri de ngan tersedianya parameter
LANGUAGE, tanpa harus mengkompilasi ulang PostgreSQL.
• Kita dapat membuat dua buah fungsi dengan nama yang sama namun
parametermasukkannya yang berbeda, baik tipe data maupun jumlahnya.
Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat fungsi antara lain:
• Nama Fungsi
• Nomor dari fungsi argument
• Tipe data dari setiap argument
• Tipe dari hasil fungsi
• Fungsi action
• Bahasa yang digunakan oleh fungsi action.
db_personal->
RETURNS FLOAT
db_personal->
AS 'SELECT ($1 + $2) * $3;'
db_personal->
LANGUAGE 'sql';
CREATE
db_personal=>
SELECT perkalian (10,10,10);
perkalian
-----------
200
·
FUNGSI PL/PGSQL
PL/PGSQL merupakan bahasa yang lain untuk
membuat sebuah fungsi, biasanya
bahasa ini digunakan untuk menangani fungsi yang lebih kompleks. Pl/pgsql sudah
terdapat dalam instalasi PostgreSQL.
Keuntungan penggunaan Fungsi PL/PGSQL :
1. Meningkatkan kinerja karena mengurangi pengiriman kode dari klien ke server.
2. Meningkatkan keamanan karena pengaksesan data tertentu ditangani dalam server.
3. Meningkatkan konsistensi data saat sejumlah aplikasi memanggil prosedur yang
sama;
Sebaliknya kelemahannya yaitu server akan lebih terbebani karena banyak proses
yang harus ditangani. Sedangkan query PL/PGSQL agar lebih mudah di pahami akan
dibagi menjadi 2 yaitu pembuatan fungsi dan pembuatan definisi
- Berikut Struktur pembuatan fungsi dalam pl/pgsql
bahasa ini digunakan untuk menangani fungsi yang lebih kompleks. Pl/pgsql sudah
terdapat dalam instalasi PostgreSQL.
Keuntungan penggunaan Fungsi PL/PGSQL :
1. Meningkatkan kinerja karena mengurangi pengiriman kode dari klien ke server.
2. Meningkatkan keamanan karena pengaksesan data tertentu ditangani dalam server.
3. Meningkatkan konsistensi data saat sejumlah aplikasi memanggil prosedur yang
sama;
Sebaliknya kelemahannya yaitu server akan lebih terbebani karena banyak proses
yang harus ditangani. Sedangkan query PL/PGSQL agar lebih mudah di pahami akan
dibagi menjadi 2 yaitu pembuatan fungsi dan pembuatan definisi
- Berikut Struktur pembuatan fungsi dalam pl/pgsql
1. Pembuatan fungsi :
CREATE [OR REPLACE] FUNCTION nama_fungsi ( argtype
, ... ])
RETURNS tipe_data
AS ‘definisi’
LANGUAGE ‘plpgsql’;
2. Pembuatan definisi :
DECLARE nama_variable tipe_data /* deklarasi
variabel, type */
BEGIN
/ *
prosedural dan SQL masuk disini seperti select, update dan sebagainya*/
Return nama_variable /* blok ini yang wajib */
END;
- Menghapus fungsi :
DROP FUNCTION nama_fungsi(paramater, parameter,
parameter ... );
Contoh :
DROP FUNCTION pembagian(text); Sudah memahami
fungsi, ada tahap selanjutnya, yaitu trigger.
· Triger
Trigger
digunakan untuk menyisipkan sebuah fungsi pada saat suatu record di-INSERT,
UPDATE dan DELETE. Trigger sangat ideal untuk mengecek atau memodifikasi sebuah
data pada kolom sebelum dimasukkan ke dalam database, sehingga sebuah
fungsi dapat dipanggil setiap saat secara otomatis ketika sebuah row akan
dimodifikasi. Ciri khas dari fungsi yang diperuntukkan untuk trigger adalah
menghasilkan output bertipe OPAQUE. Tipe opaque adalah sebuah tipe yang
menginformasikan pada database bahwa fungsi tersebut tidak menghasilkan
satu dari tipe data yang ditetapkan SQL dan tidak secara langsung dapat
digunakan dalam statemen SQL. Language (bahasa) PL/PGSQL dapat digunakan untuk trigger
procedure, fungsi untuk trigger ini memiliki beberapa variabel
khusus yang terdeklarasi secara otomatis. Variabel tersebut antara lain:
• NEW: Variabel yang berisi nilai baru suatu
record pada saat INSERT atau UPDATE,
bertipe RECORD.
• OLD: Variabel yang berisi nilai lama suatu
record pada saat UPDATE atau DELETE,
juga bertipe
RECORD.
Berikut ini beberapa contoh penggunaan fungsi
sebagai trigger procedure:
Contoh : trigger berikut ini memastikan
isi field atau kolom nama pada tabel anggota selalu huruf
besar.
langkah pertama buatlah fungsinya terlebih
dahulu :
db_personal=> CREATE FUNCTION tes_trigger()
db_personal-> RETURNS opaque
db_personal-> AS 'BEGIN
db_personal'> NEW.nama := UPPER(NEW.nama);
db_personal'> RETURN NEW;
db_personal'> END;'
db_personal-> LANGUAGE 'plpgsql';
CREATE
Kemudian lanjutkan dengan pembuatan trigger yang
berfungsi untuk memanggil fungsi secara otomatis ketika kita melakukan INSERT
ataupun UPDATE pada tabel anggota.
db_personal=> CREATE TRIGGER tes1_trigger
db_personal-> BEFORE INSERT
db_personal-> ON anggota
db_personal-> FOR EACH ROW
db_personal-> EXECUTE PROCEDURE
tes_trigger();
CREATE
cobalah INSERT beberapa data ke dalam tabel
anggota:
db_personal=> INSERT INTO anggota (id, nama)
db_personal-> VALUES (26, 'andhie');
INSERT 70831 1
db_personal=> INSERT INTO anggota
db_personal-> VALUES
(83, 'rWatia');
INSERT 70832 1
tampilkan isi dari tabel anggota,
hasilnya seperti pada tabel di bawah ini. Jadi setiap data yang kita INSERT
walaupun dalam penulisannya menggunakan huruf kecil Primary key namun secara
otomatis trigger akan memanggil fungsi yang bertugas untuk mengganti
setiap data yang masuk agar hasilnya nanti selalu menjadi huruf besar:
db_personal=> SELECT * FROM anggota;
id | nama
--------+-------------
26 | ANDHIE
83 | RWATIA
(2 rows)
1.
Buatlah fungsi konversi suhu dari
Fahrenheit ke derajat celcius dengan rumus konversi
sebagai berikut : celcius= (5*(nilai Fahrenheit-32))/9!
sebagai berikut : celcius= (5*(nilai Fahrenheit-32))/9!
Kemudian jalankan hasilnya dengan menSELECT fungsi tersebut !
2.
Buatlah fungsi untuk mencari alamat
mahasiswa dari tabel mahasiswa berdasarkan nama mahasiswa. Kemudian jalankan
dengan perintah SELECT !
3. Buatlah
fungsi untuk menghitung nilai dengan menggunakan bahasa pl/sql !
Nilai > 100 atau Nilai<0 Nilai Salah
Nilai ≥ 90 Nilai A
70 ≤ Nilai < 90 Nilai B
60 ≤ Nilai < 70 Nilai C
50 ≤ Nilai < 60 Nilai D
0 ≤ Nilai < 50 Nilai E
Kemudian jalankan hasilnya dengan menSELECT fungsi tersebut !
Nilai > 100 atau Nilai<0 Nilai Salah
Nilai ≥ 90 Nilai A
70 ≤ Nilai < 90 Nilai B
60 ≤ Nilai < 70 Nilai C
50 ≤ Nilai < 60 Nilai D
0 ≤ Nilai < 50 Nilai E
Kemudian jalankan hasilnya dengan menSELECT fungsi tersebut !
4.
Buatlah fungsi menggunakan
pl/pgsql untuk mencari bilangan ganjil atau genap dari bilangan yang
diinputkan. Kemudian jalankan dengan perintah SELECT !
5.
Tambahkan kolom modifikasi pada
tabel mahasiswa. Dimana setiap ada insert atau update maka tanggal pada kolom
modifikasi akan menunjukkan tanggal perubahan tersebut dilakukan
Perbandingan
Posgree dan mySql
Untuk
prktikum pada bab ini saya merasa cukup kesulitan dan harus memutar mutar kepala
dan isinya karna perbandingannya ada yang berbeda antara queryya diantaranya Untuk melakukan insert terlebih dahulu
mendeklaraskan variabelnya.
Kesimpulan
Setelah
kita mempelajari praktikum dapat disimpulkan
Fungsi SQL
adalah sebuah kumpulan query, biasanya query yang detail dan
panjang yang dibungkus menjadi satu dan disimpan dalam database dan kemudian
apabila diperlukan hanya tinggal mengaksesnya tanpa mengetikan query detail.
panjang yang dibungkus menjadi satu dan disimpan dalam database dan kemudian
apabila diperlukan hanya tinggal mengaksesnya tanpa mengetikan query detail.
PL/PGSQL
merupakan bahasa yang lain untuk membuat sebuah fungsi, biasanya
bahasa ini digunakan untuk menangani fungsi yang lebih kompleks.
bahasa ini digunakan untuk menangani fungsi yang lebih kompleks.
Trigger
digunakan untuk menyisipkan sebuah fungsi pada saat suatu record di-INSERT,
UPDATE dan DELETE. Trigger sangat ideal untuk mengecek atau memodifikasi sebuah
data pada kolom sebelum dimasukkan ke dalam database, sehingga sebuah
fungsi dapat dipanggil setiap saat secara otomatis ketika sebuah row akan
dimodifikasi.
Manfaat
Semoga
dengan membaca tulisan ini kita semua dapat merefres kembali ingatan kita bagi
yang sudah pernah mempelajari bab ini dan bag kita yang belummengetahui tentang
bab ini semoga menjadi tambahan ilmu yang kelak akan dikembangkan dan di
manfaatkan.
Kritik
dan saran
Jangan
malas dalam belajar dan membaca carilah referensi lain supaya ilmu kita lebih
luas dan sempatkanlah membaca “karna membaca itu tidak merubah pola hidup kita
melainkan akan merubah pola piker kita.”
Daftar
Pustaka
MOdul
praktikum Desain Basis Data 2014
http://
Badiyanto's_Blog.blogspot.com/Tutorial/MySQL
http://riskaayunurlita.blogspot.com/2013/01/view-function-precedure-trigger.html
http://rudinuril.blogspot.com/2009/10/pengenalan-plsql.html







Tidak ada komentar:
Posting Komentar