Rabu, 10 Desember 2014

laporan 10



Ireport Dengan Java
Agus Luqmanul K 13650128

Haee gaess ketemu lagi gaes di penhujung laporan praktikum., semoga ngga kangen yya   klo nanti kangen aku bikin laporaan lagi .,. dan itu cukup menyita pikiran.
Laporan kali ini akan membahas Pembuatan Laporan Dengan Ireport. Kalo dulu” kita Cuma pake postgre kaliini kita akan memkai java juga.
Langsung saja yaa gaess…,.,.,.,.,.
Terdapat banyak tools untuk reporting dalam java. Diantaranya yang dapat digunakan adalah
-          JasperReports : Merupakan software open source untuk reporting  
-          iReport : Merupakan Visual Designer untuk membuat laporan yang komplek menggunakan JasperReports library tanpa harus memiliki pengetahuan tentang XML 
JasperReports  & iReport dapat di download melalui: http://jasperforge.org/  
Beberapa fitur iReport :  
‐ 98% mendukung JasperReports tags  
‐ Visual designer wysiwyg untuk menggambar rectangles, lines, ellipses, text fields fields, charts, sub reports...  
‐ Built-in editor dengan syntax highlighting  
‐ Mendukung Unicode dan bahasa non Latin (Russian, Chinese, Korean,...)  
‐ Document structure browser  
‐ Menggabungkan compiler dan exporter  
‐ Mendukung semua JDBC compliant databases  
‐ Memiliki Wizard untuk membuat report secara otomatis  
‐ Mendukung  sub reports  
‐ Save backup  
‐ Support for templates  
Membuat Report di Java-Netbeans Menggunakan JasperReport dan Ireport. Sebelum kita mengetahui cara membuatnya, sebaiknya kita mengetahui pengertian dari JasperReport dan iReport. Berikut pengertiannya :
iReport     : adalah Visual Designer untuk membuat laporan yang komplek, menggunakan jasperReport Libarary.
iReport adalah tools yang memudahkan Anda membuat laporan. Biasanya iReport di gunakan dalam bahasa pemrograman Java. iReport bersifat open source jadi Anda bebas menggunakan dan tidak perlu membeli lisensi untuk mengembangkannya.
JasperReport  : adalah software(library) open source untuk reporting.
jasperReport dapat anda download di alamat : http://jasperforge.org/
JasperReports adalah sumber terbuka Java alat pelaporan yang dapat menulis ke berbagai sasaran, seperti: layar, printer, menjadi file PDF, HTML, Microsoft Excel, RTF, ODT, nilai-nilai yang dipisahkan dengan koma atau XML .
Dapat digunakan dalam aplikasi Java aktif, termasuk Java EE atau aplikasi web, untuk menghasilkan konten dinamis. Membaca dengan instruksi dari file XML atau .jasper.JasperReports adalah bagian dari inisiatif tumpukan sumber terbuka Lisog
JasperReports adalah open source pelaporan perpustakaan yang dapat dimasukkan ke dalam aplikasi Java. Fitur termasuk:    Scriptlets dapat menyertai definisi laporan yang definisi laporan dapat memohon pada setiap titik untuk melakukan proses administrasi tambahan. Scriptlet dibangun menggunakan Java, dan memiliki banyak kait yang dapat dipanggil sebelum atau setelah tahap laporan generasi, seperti laporan, halaman, kolom atau kelompok.  Sub-laporan Untuk pengguna dengan lebih canggih laporan manajemen persyaratan, laporan yang dirancang untuk JasperReports dapat dengan mudah diimpor ke JasperServer - server interaktif laporan...
JasperReports laporan didefinisikan dalam XML file format, disebut JRXML, yang dapat menjadi tangan-kode, dihasilkan, atau dirancang menggunakan alat. File format didefinisikan oleh Dokumen jenis definisi (DTD) atau skema XML untuk versi yang lebih baru, menyedikan interoperabilitas terbataPerbedaan utama antara menggunakan XML dan .jasper file adalah bahwa XML file harus disusun pada saat runtime menggunakan JasperCompileManager kelas.

1.      Tambahkan dahulu plugin untuk membuat wizard ireport dengan cara pilih tab Tools, kemudian pilih Plugins.

2.      Muncul tampilan Plugins, pilih tab Downloaded, pilih semua pluginnya, klik Open.

3.        Setelah semua masuk seperti di bawah ini, klik Install.

4.      Sekarang kita buat Report Wizard, caranya seperti membuat class biasa, hanya saja memilih ReportWizard.

5.      Beri nama file ireportnya, lalu pilih taruh di direktori mana file ireport yang dibuat dengan klik Browse.

6.        Pada tahap selanjtnya pilih New, lalu di Datasource pilih Database JDBC  connection, klik Next.

7.      Pada tampilan selanjtnya, isi dan sesuaikan dengan postgreSQL dan database masing-masing, jika sudah test koneksi, lalu Save.

8.        Sekarang isikan query untuk mengambil data dari tabel mahasiswa “select * from mahasiswa;”, klik Next jika sudah.

9.      Pada bagian fields yang ada dikiri, pindah ke kanan semua dengan klik panah doublekanan.


10.  Bagian group by kosongkan saja, dan Pada bagian Layout pilih tabular layout, klik Next.


11.  Lalu buka menu Files, klik kanan pada file ireport, jika belum format .jrxml, rubahlah menjadi .jrxml di bagian  properties.

12.  Lalu ketik kode di bawah ini di bagian atas class form yang Anda buat.



13.  Lalu buatlah tombol Print di form pada praktikum 9 kemarin.

14.   lalu klik pada tombol print pada form yang telah kita buat maka akan tampil berikut 

Kesimpulan
Praktikum kali ini adalah akhir dari semua praktikum yang selama ini kita ikuti,
Kritik dan Saran
Dengan berakhirnya praktikum janganlah kita malas membaca atau belajar lagi seharusnya kita makin haus akan ilmu dan mendorong kita untuk lebih giat belajar karna kita akan mendapatkan ilmu tidak hanya dikelas saja.

Manfaat
Dengan prktikum kali ini kita dapat mengetahui bagaimana pengaplikasian langsung pada aolikasi sehari-hari database.

Sekian dari saya semoga bermanfaat

Rabu, 03 Desember 2014

Laporan Praktikum Desain Basis Data

Koneksi Postgres/mysql pada Java (neatbean)
Agus Luqmanul K (13650128)


Salam gaesss.,. uppss siapkan dulu secangkir kopi untuk hangatkan badan
Selamat berdingin ria  Gak terasa ya gaes udah masuk musim penghujan,yang selalumenuntut kita untuk bekerja keras dalam melawan rasa dingin terlebih lagi melawan rasa malas untuk keluar kamar, keluar rumah apalagi kalo udah ada jam pelajaran di sekolah maupun kampus. Yuupps tapi jangan pantang semangat karna meskipun hujan kita masih dapat belajar dari internet yaa kann.,.
Oh ya materi kita kali yaitu “Koneksi postgres / mysqlpada Java (Neatbean)” akan tyang sedikit nanyak akna merepotkan kita dan menguji ketelitian dalam bahasa pemrogaman langsng saja kita capcus…
 Landasan teori
Terdapat beberapa langkah yang secara umum harus dilakukan sehingga aplikasi yang berbasis Java dapat berinteraksi dengan database server. Langkah-langkah tersebut sebagai berikut :
  1. Impor package java.
  1. Memanggil Driver JDBC
  1. Membangun Koneksi
  1. Membuat Statement
  1. Melakukan Query
  1. Menutup Koneksi

  1. Impor package java.sql
Pertama-tama yang harus dilakukan sebelum Anda membuat program JDBC adalah mengimpor package java.sql terbih dahulu, karena di dalam package java.sql tersebut terdapat kelas-kelas yang akan digunakan dalam proses-proses berintekasi dengan database server misalnya kelas DriverMaganer, Connection, dan ResultSet.
Hal ini sangat penting dilakukan karena bagi pemula seringkali lupa untuk mengimpor package yang kelas-kelas yang akan digunakan terdapat di dalamnya, sehingga mengakibatkan kegagalan dalam mengkompile program Java.
Adapun listing untuk mengimpor package java.sql adalah sebagai berikut :
Import java.sql.*;
Listing ini dituliskan sebelum Anda menulis kelas

  1. Memanggil Driver JDBC
Langkah pertama untuk melakukan koneksi dengan database server adalah dengan  memanggil  JDBC  Driver  dari  database server  yang kita  gunakan.  Driver adalah library yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database server. Driver dari setiap database server berbeda-beda, sehingga Anda harus menyesuaikan Driver JDBC sesuai dengan database server yang Anda gunakan.
Berikut ini adalah listing program untuk memanggil driver JDBC.

Class.forName(namaDriver);  atau   Class.forName(namaDriver).newInstance();

Kedua cara di atas memiliki fungsi yang sama yaitu melakukan registrasi class  driver   dan  melakukan  intansiasi.   Apabila   driver   yang  dimaksud   tidak ditemukan, maka program akan menghasilkan exception berupa ClassNotFoundException. Untuk menghasilkan exception apabila driver tidak ditemukan,  maka  diperlukan  penambahan  try-catch.  Adapun  cara  menambahkan try-catch untuk penanganan error apabila driver tidak ditemukan, sebagai berikut :
Try { Class.forName(namaDriver);
} catch (ClassNotFoundException e) {
… Penanganan Error ClassNotFoundException
}
Contoh listing memanggil driver menggunakan PosqgreSQL adalah :
try {
Class.forName(“org.postgresql.Driver”);
} catch (ClassNotFoundException e) { System.out.println(“Pesan Error : “ + e)
}
Berikut ini adalah daftar nama-nama driver dari beberapa database server yang sering digunakan.

Database Server
Nama Driver
JDBC-ODBC
sun.jdbc.odbc.JdbcOdbcDriver
MySQL
com.mysql.jdbc.Driver
PostgreSQL
org.postgresql.Driver
Microsoft SQLServer
com.microsoft.jdbc.sqlserver.SQLServerDriver
Oracle
oracle.jdbc.driver.OracleDriver
IBM DB2
COM.ibm.db2.jdbc.app.DB2Driver

  1. Membangun Koneksi
Setelah melakukan pemanggilan terhadap driver JDBC, langkah selanjutnya adalah membangun koneksi dengan menggunakan interface Connection. Object Connection yang dibuat untuk membangun koneksi dengan database server tidak dengan cara membuat object baru dari interface Connection melainkan dari class DriverManager dengan menggunakan methode getConnection().
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(<argumen>);

Untuk menangani error yang mungkin terjadi pada proses melakukan koneksi dengan database maka ditambahkan try-catch. Exception yang akan dihasilkan pada proses ini adalah berupa SQLException. Adapun cara penulisan listingnya adalah sebagai berikut :
try {
… koneksi database
} catch (SQLException sqle){
… penanganan error koneksi
}
Ada beberapa macam argumen yang berbeda dari methode getConnection() yang dipanggil dari DriverManager, yaitu :
getConnection(String url)

Pada methode diatas hanya memerlukan argumen URL, sedangkan untuk data user dan password sudah diikutkan secara langsung. Adapun penulisan nilai sebagai berikut :

jdbc:<DBServer>://[Host][:Port]/<namaDB>?<user=User>&<password=Pa sword>
Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :

try {
String url = “jdbc: postgresql://localhost:3306/Dbase? User = adi & password
= pas”;
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);
} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);
}
getConnection(String url, Properties info)

Pada methode ini memerlukan URL dan sebuah object Properties. Sebelum  menggunakan  methode ini,  Anda  harus melakukan import  package berupa java.util.*, ini dikarenakan object Properties terdapat pada package tersebut. Object Properties berisikan spesifikasi dari setiap parameter database misalnya user name, password, autocommit, dan sebagainya.
Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :

try {
String url = “jdbc: postgresql://localhost:5432/praktikumdbd”; Properties prop = new java.util.Properties(); // tidak mengimpor kelas prop.put(“user”,”NamaUser”); prop.put(“password”,”datapassword”);
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url, prop);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);
} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);
}
getConnection(String url, String user, String password)

Pada methode ini memerlukan argumen berupa URL, user name, dan password. Methode ini secara langsung mendefinisikan nilai URL, user name dan password.
Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :

try {
String url = “jdbc: postgresql://localhost:5432/ praktikumdbd”; String user = “adi”
String password “ternate”
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url, user, password);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);

} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);
}
Berikut ini adalah daftar penulisan  URL dari beberapa database server yang

sering digunakan.

Database
Server
Nama URL
Contoh penggunaan
JDBC-ODBC
jdbc:odbc:<NamaDatabase>
jdbc:odbc:Dbase
MySQL
jdbc:mysql://<nmHost>:<port>/<n
mDB>
jdbc:mysql://localhost:3306/Dbase
PostgreSQL
jdbc:postgresql://<nmHost>:<port>
/<nmDB>
jdbc:postgresql://localhost:5432/Dbas
e
Microsoft
SQLServer
jdbc:microsoft:sqlserver://<nmHost
>:<port>; DatabaseName=<namaDatabase>
jdbc:microsoft:sqlserver://localhost:14
33; DatabaseName=Dbase
Oracle
jdbc:oracle:thin:@<nmHost>:<port
>:<nmDB>
se
IBM DB2
jdbc:db2:<NamaDatabase>
jdbc:db2:Dba

  1. Membuat Statement
JDBC API menyediakan interface yang berfungsi untuk melakukan proses pengiriman statement SQL yang terdapat pada package java.sql. Statement yang ada secara umum digunakan terdiri dari berikut  :
Statement
Interface ini dibuat oleh methode Connection.createStatement(). Object
Statement digunakan untuk pengiriman statement SQL tanpa parameter serta
Setiap SQL statement yang dieksekusi dikirim secara utuh ke database.
Statement stat = Connection.createStatement();

PreparedStatement

Interface ini dibuat oleh methode Connection.prepareStatement(). Object PreparedStatement digunakan untuk pengiriman statement SQL dengan atau tanpa parameter. Interface ini memiliki performa lebih baik dibandingkan dengan interface Statement karena dapat menjalankan beberapa proses dalam sekali pengiriman perintah SQL, pengiriman selanjutnya hanya parametered querynta saja.
PreparedStatement stat = Connection.prepareStatement();

  1. Melakukan Query

Setelah kita  memiliki  object  statement, kita  dapat menggunakannya  untuk melakukan pengiriman perintah SQL dan mengeksekusinya. Methode eksekusi yang digunakan  untuk  perintah  SQL terbagi  menjadi  dua  bagian  yaitu  untuk  perintah SELECT methode eksekusi yang digunakan adalah executeQery() dengan nilai kembaliannya adalah ResultSet, dan untuk perintah INSERT, UPDATE, DELETE methode eksekusi yang digunakan adalah executeUpdate().
Berikut ini adalah contoh melakukan eksekusi perintah SQL dan mengambil hasilnya (ResultSet) dengan menggunakan perintah SELECT :
String sql = “SELECT kode, nama, alamat, kelas FROM dataSiswa”;
ResultSet set = stat.executeQuery(sql);
while (set.next()) {
String kode = set.getString(“kode”); String nama = set.getString(“nama”); String alamat = set.getString(“alamat”); String kelas = set.getString(“kelas”);
}
Berikut   ini   adalah   contoh   melakukan   eksekusi   perintah   SQL   dengan

menggunakan perintah DELETE.

String sql = “DELETE FROM data_siswa WHERE kode = “1234”; PreparedStatement stat = konek.prepareStatement(sql); stat.executeUpdate();

  1. Menutup Koneksi

Penutupan terhadap koneksi database perlu dilakukan agar sumber daya yang digunakan oleh object Connection dapat digunakan lagi oleh proses atau program yang  lain.  Sebelum  kita  menutup  koneksi  database,  kita  perlu  melepas  object Statement dengan kode sebagai berikut :
statement.close();

Untuk menutup koneksi dengan database server dapat kita lakukan dengan kode sebagai berikut :
connection.close()
1. Membuat class koneksi

2. Membuat form tampilan
3. Membuat Even setiap tombol : cari, simpan, edit, hapus, tampil, reset.


 


Kesimpulan
Setelah kita melalui praktik-praktik sebelumya pada praktikan kali ini kita dapat merasakan implementasi dari bab-bab sebelumnya.
Perbedaan
Perbedaannya dalam praktikum kali ini yaitu ketika memasukan drivernya postgredan mysql
Kritik dan Saran
Sebaiknya kita lebih giat lagi dalam belajar karna tidak cukup mempelajari databasenya kita juga harus mempelajari juga pemrogaman java atau aplikasi yang lain untuk penggunaan databsenya
Manfaat
 Semoga dengan membaca coratan ini kita dapat menmambha wawasan kita dalam pelajaran database dan sedikit mengingatkan kita dengan pelajaran bahasa pemrogmaan java dan mengambil ilmu dari ini semua
Semoga bermanfaat :)
Daftar Pustaka
http://blog.uin-malang.ac.id/matkulku/2012/01/05/laporan-praktikum-8-dbd-koneksi-postgresql-pada-java-netbeans/
http://darkzone7.blogspot.com/2013/10/package-pada-java-pengertian-joptionpane.html
modul praktikum Desain Basis Data UIN MALIKI MALANG 2014